Showing posts with label Titik. Show all posts
Showing posts with label Titik. Show all posts
Monday, January 10, 2011
KATA BIJAK UNTUK PARA IBU
Jika anak dibesarkan dalam kecaman, ia akan belajar menyalahkan
Jika anak dibesarkan dalam permusuhan, ia akan belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dalam ketakutan, ia akan menjadi penakut di masa depan
Jika anak dibesarkan dalam belas kasihan, ia akan belajar menyesali dirinya
Jika anak dibesarkan dalam olok-olokan, ia akan menjadi pemalu
Jika anak dibesarkan dalam kecemburuan, ia akan belajar iri hati
Jika anak dibesarkan dalam aib, ia akan belajar merasa bersalah
Labels:
Titik
KATA BIJAK
Kepada sahabatku yang telah menikah :
Cinta itu bukan tentang "Ini adalah salahmu"
tetapi tentang "Maafkanlah aku"
bukan tentang "Dimana saja kau??"
tetapi tentang "Aku disisimu"
bukan tentang "Bagaimana kau tega berbuat begitu??"
tetapi tentang "Dapat kumengerti tindakanmu"
bukan tentang "Coba saja kau disini"
tetapi tentang "Aku bersyukur kau disini"
(Disadur dari "Hikmah dari seberang")
Labels:
Titik
Tuesday, October 12, 2010
PEMBERI RIZKI YANG MAHA AGUNG
Pentingkah bila hidup adalah sebuah sebuah danau yang tenang
Atau suatu bah air yang keruh ?
Ia tak abadi
Jutaan binatang hidup tanpa cemas
Merpati tak tahu apakah ia akan makan nanti malam
Tetapi ia tetap bersenandung
Dari gajah sampai unggas
Semua adalah hasil ciptaaan Tuhan
Dan bergantung kepada-Nya
-pemberi rizki yang maha agung-
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
DI SINILAH AKU
Allah telah berfirman :
Seruanmu memanggil nama-Ku adalah jawaban-Ku.
Kerinduanmu pada-Ku adalah pesan-Ku untukmu.
Segala upayamu untuk menggapai-Ku
pada hakikatnya adalah upaya-Ku menggapaimu.
Ketakutan dan cintamu adalah simpul untuk mendapati Aku.
Dalam keheningan yang mengelilingi setiap seruan "Allah"
menanti seribu jawaban
"Di sinilah Aku."
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
BAYARAN UNTUK SANG GURU
Tuhan menawarkan kepada seorang guru anugerah harta dunia. Tapi dia justru malah berkata:
"Mengapa aku harus minta dibayar untuk jatuh cinta pada Tuhan?"
Seorang pelayan minta imbalan atas apa yang dikerjakan.
Namun pecinta hanya ingin mencintai samudera yang kedalamannya tak kan pernah terukur.
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
MERENGKUH CAHAYA
Tuhan telah berfirman : "Jangan berlebih-lebihan dalam makan dan minum".
Tetapi jangan pernah terpuaskan kala engkau merengkuh cahaya.
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
PEMUJA BENTUK
Barang siapa melihat sesuatu pada sebab, maka dia akan menjadi pemuja bentuk. Namun, orang yang mampu melihat pada SEBAB PERTAMA maka dia akan menemukan cahaya yang memancarkan makna.
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
PERGI DENGAN KAKI BERLUMPUR
Saat kau dengar cerita mesum, basuhlah telingamu !
Saat kau lihat hal yang buruk, basuhlah matamu !
Saat terbetik pikiran keruh, basuhlah pikiranmu !
Dan biarkan meski kakimu tetap berlumpur.
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
KESUCIAN HATI
Dimanapun, jalan untuk mencapai kesucian hati ialah melalui kerendahan hati maka dia akan sampai pada jawaban "YA" dalam pertanyaan "BUKANKAH AKU ADALAH TUHANMU?"
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
KALAM SALAF
Ketika seseorang melakukan kebaikan, kebaikan itu akan menjadi cahaya dihatinya
dan kekuatan di badannya. Begitu pula ketika seseorang melakukan keburukan,
ia akan menjadi kegelapan di hatinya dan kelemahan di badannya.
Hasan Albashry
Labels:
Titik
LANGIT-KU
" Tidakkah menurutmu, langit-Ku
mempesona dan indah ?
Mengapa engkau tidak memperhatikan lebih seksama?
Jangan puas dengan pandangan sekilas,
lihatlah berulang-ulang.
Lalu katakanlah, apakah ia mempunyai
satu kecacatan ? ."
(Almulk, ayat ke 3)
Labels:
Titik
JANGAN
Tuhan telah berfirman : “Jangan berlebih-lebihan dalam makan dan minum “. Tetapi jangan pernah terpuaskan kala engkau merengkuh cahaya.
Jalaludin Rumi
Labels:
Titik
RODA KEHIDUPAN
" Jika ada kepedihan menimpamu,
Ketahuilah ! kepedihan yang sama pernah menimpa
orang-orang sebelummu.
Karena ini adalah roda kehidupan yang Aku gulirkan
kepada manusia. Untuk Aku memilah
siapa di antara kamu sekalian yang benar-benar beriman
hingga kelak Aku jadikan peraih kesyahidan
di jalan-Ku "
(Ali imron 140)
Labels:
Titik
Friday, October 8, 2010
Ilmu itu bukan yang kau hafal, ilmu adalah yang kau amalkan dan bermanfaat untuk dirimu.
Dicinta semua manusia adalah cita-cita yang tak pernah bisa tercapai. Berbuatlah hanya untuk Allah, Dia yang paling tahu bagaimana membalas kebaikan seorang hamba.
Labels:
Titik
Subscribe to:
Posts (Atom)













